Klirumologi : tak vs dak
ok, kali ini kita akan membahas masalah klirumologi tak vs dak. bagi orang jawa, atau yang berhubungan dengan orang jawa, kita akan sering mendengar kata ini. ‘tak’ gendong. yang berarti aku gendong. namun benarkah hal ini?
kata tak, sebenarnya tidak pernah ada di kamus bahasa jawa. kata ‘tak’ sebenarnya dalah pendengaran dari kata dak. dak berarti aku yang lebih ditujukan kepada makna kepemilikan. dak wenehi yang berarti aku beri. kata dak diucapkan ‘tak’. memang sekilas aneh, tapi itulah yang terjadi. banak sekali orang diluar jawa, bahkan orang jawa menuliskan dak dengan ‘tak’. namun ini adalah hal yang salah.
kata lain yang dituliskan berbeda dengan pengucapannya adalah ‘menika’, yang dituliskan dengan punika. kata punika, berarti ini (halus/krama). penulisannya PUNIKA. pembacaannya adalah menika.
semoga dengan penulisan artikel ini, dapat membetulkan penulisan dan pengucapan kita pada kata yang dimaksud.
* apabila ada kesalahan dalam menuliskan, atau maknanya, silahkan gunakan komentar di bawah.

haha..sallah kaprah nggih pak,,tapi sing penting podo mudenge..
hahahaha
bener ki. dan masih banyak lagi salah kaprah yang lain yang akan dibahas. nantikan saja dikemudian hari.